Wali Kota Minta STIKES Senior Siap Bersaing



MEDAN - Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, menghadiri acara syukuran peresmian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Senior Medan di Jalan Jamin Ginting Medan KM 8,5, Senin (22/12). 

Eldin mengharapkan kehadiran STIKES Senior Medan ini dapat melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi, berkarakter, dan cerdas. “Peningkatan derajat kesehatan masyarakat tentunya menjadi keinginan semua. Salah satu upaya untuk mewujudkannya tentunya dengan melahirkan ahli madya dan sarjana di bidang kesehatan yang mampu bekerja profesional,” ungkap Eldin. 

Sebelumnya, STIKES Senior bernama Akademi Kebidanan (Akbid) Senior. Eldin berharap dengan berganti dari akademi menjadi sekolah tinggi, Yayasan Senior Medan terus bergiat mendidik dan mencetak lulusan ahli madya dan sarjana di bidang kesehatan yang berkualitas. Apalagi sebentar lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. 

Walaupun baru diresmikan, kiprah STIKES senior tidak diragukan lagi. Karenanya, orang nomor satu di Kota Medan ini akan terus menunggu capaiancapaian akademik dari STIKES Senior, sehingga bisa berkontribusi bagi pembangunan kesehatan di Kota Medan. 

“Sekali lagi selamat atas peresmian STIKES Senior ini. Kiranya Tuhan senantiasa melancarkan perjalanan STIKES Senior dalam menelurkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing dan berkarakter,” ujar Eldin. 

Ketua Pembina Yayasan STIKES Senior Medan, L Br Manulang, menjelaskan, sebelum berganti nama STIKES Senior, awal berdirinya adalah Akbid Senior Medan pada tahun 2000. Di awal berdirinya, Akbid Senior belajar di Kampus Jalan Tuasan dengan status gedung menyewa. 

Selang tiga tahun kemudian, tepatnya tahun 2003, Akbid Senior pindah ke gedung baru di Jalan Bahagia, Padang Bulan dengan status gedung milik sendiri. Kemudian tahun 2014 kembali memiliki gedung baru di Jalan Jamin Ginting KM 8,5. “Hari ini kita bersyukur atas terbitnya izin STIKES Senior Medan. Dengan terbitnya izin ini, AKBID Senior berganti nama menjadi STIKES Senior,” ungkap L Br Manulang. 

Setelah perubahan ini, kata L Br Manulang, STIKES Senior menambah empat jurusan yakni S-1 Farmasi, D-3 Farmasi, D-3 Analisis Kesehatan, serta D-3 Radiodiagnostik dan Radioterapi. Sejak berdiri sampai saat ini, sebanyak 2.500 lulusan telah dihasilkan. Sekitar 60% telah bekerja di lembaga kesehatan, 30% membuat klinik sendiri, dan 10% meneruskan jenjang pendidikan. 

Acara syukuran peresmian ini turut dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut, Prof Dian Armanto; Ketua APTISI Wilayah I Sumut, DR Bahdin Nur Tanjung; tokoh agama Islam Syech Ali Akbar Marbun; tokoh masyarakat DR RE Nainggolan; penasihat Pembina Yayasan STIKES Senior Medan Kombes Pol (purn) Monang Malang; orang tua mahasiswa, serta alumni STIKES Senior Medan. 

Pengumuman

Penerimaan mahasiswa baru

Akreditasi

Download Borang Akreditasi

Loker

Informasi Lowongan Kerja

Jurnal

Kumpulan Jurnal